Cara Bikin Kolak agar Isian Tidak Cepat Lembek dan Cepat Basi

Cara bikin kolak agar isian tidak cepat lembek dan cepat basi. Kolak merupakan takjil favorit dengan aneka isian dan bisa dihidangkan dingin atau hangat.

Cara membuat kolak yang enak tidak sulit, hanya saja kadang beberapa orang menemui kesulitan yang berbeda-beda. Seperti hasil kolak memiliki isian yang lembek atau kolak tidak tahan lama.

Oleh karena itu, simak penjelasan seputar cara membuat kolak dari Chef Lucky Prima Nugraha selaku Pastry and Bakery Chef di The Jayakarta Suites Bandung berikut ini.

1. Pemilihan bahan untuk isian kolak

Menurut Chef Lucky, pemilihan bahan untuk isian kolak tidak boleh sembarangan. Walau kolak bisa dibuat dengan berbagai bahan tetapi hindari menggunakan bahan yang lembek.

“Kolak itu bisa diisi dengan berbagai macam bahan, tapi pastikan tidak menggunakan bahan yang lembek. Misal pakai kolang-kaling, ubi, pisang yang tidak terlalu matang tetapi tidak juga mentah agar hasilnya tidak sepat.” Tuturnya kepada Kompas.com pada Rabu (13/04/2022).

2. Rebus dengan menyesuaikan isiannya matang

Cara membuat kolak yang selanjutnya adalah pada teknik merebus kuah dan isiannya. Menurut Chef Lucky ada beberapa cara merebus kolak.

“Ada yang pakai air sedikit tapi ada juga yang pakai air tinggi di panci. Kalau saya, lebih suak pakai yang airnya banyak. Namun harus diperhatikan lama waktu merebusnya, kalau bisa isiannya juga matang dan empuk.” Ungkapnya.

3. Rebus air gula merah secara terpisah

Dalam penuturannya, Chef Lucky menyarankan untuk merebus air gula merah secara terpisah.

“Biasanya gula merah kalau dilelehin itu nanti ada kotorannya, seperti serangga atau kotoran kecil lainnya. Nah itu lebih baik dipisahkan saja.” Katanya.

“Nanti kalau sudah leleh, tuang air gula merah sambil disaring ke dalam kolak. Namun pastikan menuangkannya saat kolak masih setengah matang.” Imbuhnya.

4. Gunakan api besar saat merebus santan

Chef Lucky mengatakan kalau merebus santan hingga mencapai titik didih tertentu agar hasil kolak tidak mudah basi.

“Itu nanti berpengaruh juga saat memanaskannya, kalau hanya sampai santan hangat atau keluar asap saja bisa bikin kolak gampang basi. Kadang kolak itu tidak habis dalam sekali waktu. Nah biar nanti bisa disimpan dan dihangatkan kembali. Sarannya, rebus sampai santan yang panas.” Jelasnya.

Oleh karena itu, pada waktu menuangkan santan ke dalam kolak, Chef Lucky menyarankan untuk menggunakan api besar dan mengaduk santan agar tidak pecah.

5. Gunakan vanili

Menurut Chef Lucky, penggunaan vanili bisa menjadi kunci untuk mendorong aroma kolak yang lebih wangi.

“Tapi kalau di sini tetap pakai pandan biar wangi, cuma ya pakai tambahan sedikit vanili untuk aromanya.” Ungakapnya. (Dikutip dari Kompas.com. Gambar Illustrasi/Foto: happyfresh.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.