Kampung Nambo Pilot Projek Pengentasan Kawasan Kumuh

Bifonews.com – Kampung Nambo jadi pilot projek pengentasan kawasan kumuh. Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menempatkan kawasan tersebut menjadi Pilot Projek pengentasan Kawasan Kumuh. Kampung Nambo telah disulap menjadi Taman Nambo, dari sebuah kawasan kumuh menjadi ruang terbuka dengan sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang menjadikannya menjadi Pemukiman Terpadu.

Kampung Nambo, di RT 03/04 Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong yang telah diresmikan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan pada awal tahun ini, kini telah berkembang sangat pesat menjadi kawasan yang ramah dan layak huni.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Ghazali Ahmad, ST., mengatakan, Kampung Nambo menjadi Projek Percontohan pengentasan kawasan kumuh.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan telah mengubah kawasan ini dari kawasan kumuh menjadi kawasan yang cantik, layak huni dan ramah lingkungan,” tambah Ghazali.

Penataan Kampung Nambo yang kini menjadi Taman Nambo dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kawasan tersebut merupakan daerah yang terdampak langsung dari kegiatan di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Cipeucang yang terindentifikasi sebagai kawasan kumuh

Taman Nambo tersebut diperuntukkan untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat di Kampung Nambo. Di Taman Nambo juga dibentuk Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) yang tujuannya untuk meningkatkan kemandirian masyarakat. Sehingga kita tidak hanya membangun saja tetapi juga memberdayakan masyarakat.

Taman Nambo kini telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan infrastruktur seperti sarana dan prasarana olahraga, kegiatan ekonomi, dan pertanian, taman baca dua lantai, serta lapangan olahraga meliputi futsal, bulutangkis, dan volley, yang menjadikannya Pemukiman Terpadu.

Taman Nambo kini juga dilengkapi dengan kebun hidroponik sebanyak empat unit berkapasitas total 2.000 lubang tanam, ipal komunal 50 kepala keluarga, revitalisasi kolam perikanan darat, jogging track, taman penghijauan dan turap Sungai Cirompang.

Tak ketinggalan juga disediakan taman bermain anak-anak atau playground. “Lokasi bermain di bantaran kali yang penuh dengan sampah,” tuturnya.

Pembenahan Kampung Nambo dilakukan secara bertahap dengan total luas lahan keseluruhannya mencapai 4,1 hektare.

Peningkatan sarana dan prasarana bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kampung ini. Dengan memanfaatkan kebun hidroponik, kolam ikan darat dan lapangan olahraga. Semuanya akan dikelola melalui Koperasi Nambo Berkarya. (ADV/Foto: Istimewa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.