Nasi Khas Lamongan Kesukaan Sunan Sendang

Nasi khas Lamongan kesukaan Sunan Sendang. Sego langgi merupakan kuliner unik dan khas dari Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Lamongan. Uniknya, kuliner ini hanya bisa ditemui setahun sekali atau pada malam 15 Nisfu Syaban.

Bagi masyarakat Sendang, kuliner sego langgi telah melekat dan menjadi tradisi turun temurun. Pada malam 15 Nisfu Syaban ini warga akan makan bersama-sama sego langgi.

Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan Miftah Alamuddin malam 15 Nisfu Syaban, merupakan waktu yang ditunggu-tunggu warga Desa Sendang Duwur. Biasanya, warga akan serentak menyantap sego langgi pada malam itu.

“Malam 15 Nisfu Sya’ban menjadi momentum yang selalu ditunggu oleh masyarakat desa Sendang Duwur dan desa Sendangagung. karena, pada bulan inilah sebuah tradisi dilaksanakan secara serentak oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Sendang,” kata Miftah kepada detikJatim, Senin (18/4/2022).

Menyantap sego langgi, lanjut Miftah, merupakan tradisi penguatan sistem sosial masyarakat yang sudah ada sejak masa Sunan Sendang. Konon sego langgi ini merupakan salah satu menu yang disukai oleh Sunan Sendang.

“Sebelum warga secara bersama-sama makan sego langgi, warga biasanya terlebih dahulu menggelar acara doa bersama,” ujarnya.

Sego langgi sendiri terdiri dari nasi putih dan ikan asin sebagai lauknya. Namun porsi sayuran yang terdiri dari 7 macam jenis daun yang melambangkan doa. Sedangkan sambalnya merupakan parutan kelap

Sajian sego laggi ini biasanya ditaruh dalam satu talam besar dan siap disantap bersama-sama. Seluruh warga desa yang berkumpul untuk makan bersama sego langgi ini.

“Sayuran ini sebelumnya sudah direbus kemudian diulet (Dicampur),” ucapnya.

“Sayuran yang disajikan berjumlah tujuh macam jenis daun sebagai lambang do’a bil isyarah “Pitulung”, yaitu memohon pertolongan Allah yang Maha Kuasa,” kata Miftah. (Dikutip dari detik.com. Gambar Illustrasi/Foto: sajianlezat.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.